Rumput Laut Potensi Investasi KSB

Dipublikasikan 2020-12-16 09:58:37 - Oleh Admin DPMPTSP



project image

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan yang bernilai ekonomis tinggi dengan peluang pasar yang luas, baik nasional maupun untuk ekspor. Rumput laut menjadi salah satu komoditas strategis dalam program revitalisasi perikanan yang dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Untuk menindaklanjuti program tersebut, pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menetapkan kebijakan pembangunan perikanan diarahkan pada pengembangan usaha perikanan yang berkualitas yang berlandaskan pada keberlanjutan dan peningkatan kesejahteraan nelayan, pembudidaya ikan dan masyarakat pesisir lainnya.

 

Potensi areal budidaya rumput laut Nusa Tenggara Barat mencapai 29.700 ha dengan panjang garis pantai 2.333 km. Wilayah tersebut sangat potensial untuk pengembangan rumput laut dan dinilai memiliki keunggulan tersendiri dengan tingkat pemanfaatan areal baru mencapai 23.803 ha (80,16 % dari potensi) yang telah dimanfaatkan. Produksi rumput laut di Nusa Tenggara Barat mengalami peningkatan selama periode 2011-2015. Peningkatan jumlah produksi pada tahun 2015 sebesar 918.021,26 ton. Produksi ini mengalami peningkatan 22,54 % jika dibandingkan dengan produksi tahun sebelumnya sebesar 749.140,50 ton. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian tentang “Prospek Pengembangan Rumput Laut (Euchema Cottoni) di Desa Labuhan Kertasari Kabupaten Sumbawa Barat”. Tujuan penelitian adalah untuk : (1) Mengetahui potensi areal dan kesesuaian lokasi budidaya rumput laut di Desa Labuhan Kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. (2) Mengetahui prospek ekonomi budidaya rumput laut di Desa Labuhan Kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. (3) Mengetahui prospek pemasaran budidaya rumput laut di Desa Labuhan Kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. (4) Mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi petani rumput laut di Desa Labuhan Kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analisis data yang digunakan adalah Untuk mengetahui aspek dari segi teknis, dianalisis dengan membandingkan syarat teknis pertumbuhan rumput laut dengan kondisi dilapangan, Untuk mengetahui prospek pengembangan usaha rumput laut dilihat dari aspek ekonomi digunakan beberapa analisis yaitu R/C ratio dan BEP, dan Untuk mengetahui prospek pengembangan budidaya rumput laut dari aspek pemasaran yaitu saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian adalah Desa Labuhan Kertasari memiliki potensi untuk usahatani rumput laut dengan pemanfaatan areal seluas 295,7 ha dengan jumlah produksi sebanyak 709,80 ton rumput laut serta memiliki kesesuaian areal.

© 2020 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumbawa Barat. All rights reserved
Developed by SAHAJAH INNOVATION