Please wait...

  • Letak Geografis dan Administratif

Kabupaten Sumbawa Barat sebagai salah satu daerah dari sepuluh kabupaten/kota yang berada pada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat terletak di ujung barat Pulau Sumbawa pada posisi 116o42’ sampai dengan 117o05’ Bujur Timur dan 08o08′ sampai dengan 09o07’ Lintang Selatan, dengan batas-batas sebagai berikut :

  • Sebelah Timur :   Batu Lanteh dan Kec. Lunyuk Kab. Sumbawa.
  • Sebelah Barat  :  Selat Alas
  • Sebelah Utara :   Alas Barat dan Kec. Alas Kabupaten Sumbawa.
  • Sebelah Selatan   :  Samudra Indonesia

Luas Kabupaten Sumbawa Barat sekitar 1.849,02km2, dengan ketinggian antara 0-1.730 meter diatas permukaan laut. Kabupaten Sumbawa Barat memiliki 16 pulau kecil, seluruhnya sudah bernama. Sebagian besar wilayah Sumbawa Barat (93.102 ha atau 50,53 persen) merupakan daerah dengan topografi sangat curam atau memiliki kemiringan lahan diatas 40%.

Wilayah Administrasi Kabupaten Sumbawa Barat telah dimekarkan menjadi 8 (delapan) Kecamatan, yakni Kecamatan Poto Tano dengan Luas 15,888 ha yang terdiri dari 6 desa/desa persiapan, Kecamatan Seteluk dengan luas wilayah 23.621 ha yang terdiri dari  7 desa, Kecamatan Brang Rea dengan Luas mencapai 21.207 ha yang terdiri dari 4 desa, Kemudian Kecamatan Brang Ene dengan luas wilayah 14.090 ha yang terdiri dari 5 desa, Kecamatan Taliwang sebagai Ibu Kota Kabupaten memiliki luas wilayah 37.593 ha yang terdiri dari 6 Kelurahan dan 7 desa, selanjutnya Kecamatan Jereweh memiliki luas 26.019 ha yang terdiri dari 4 desa, Kecamatan Maluk dengan luas wilayah 9.242 ha yang terdiri dari 5 desa dan Kecamatan Sekongkang yang terletak di ujung Selatan Kab. Sumbawa Barat memiliki luas wilayah 37.242 ha yang terdiri dari 6 desa.

Gambar. Peta Administrasi Kabupaten Sumbawa Barat

Tabel. Luas Wilayah Daratan menurut Kecamatan

No.

Kecamatan Luas

(ha)

Luas

(%)

Jlh Desa/ Kelurahan

1.

Poto Tano 15.888 8,59 8

2.

Seteluk 23.621 12,77

10

3.

Brang Rea 21.207 11,47

9

4.

Brang Ene 14.090 7,62

6

5.

Taliwang 37.593 20,33

8/6

6.

Jereweh 26.019 14,07

4

7.

Maluk 9.242 5,00

5

8.

Sekongkang 37.242 20,14

7

  T o t a l  184.902 100,00

57/6

 

  • Topografi

Keadaan Topografi wilayah Kabupaten Sumbawa Barat cukup beragam, mulai dari datar, bergelombang curam sampai sangat curam dengan ketinggian berkisar antara 0 hingga 1.730 mdpl, meliputi datar seluas 21.822 hektar (11,80%), bergelombang seluas 16.369 hektar (8,83%), curam seluas 53,609 hektar (28,999%), dan sangat curam seluas 93.102 hektar (50,35%) ketinggian untuk kota-kota kecamatan di KSB berkisar antara 10 sampai 650 mdpl.

Topografi semakin datar sebagian besar digunakan untuk kegiatan pertanian dan lokasi permukiman, sedang topografi semakin curam merupakan kawasan hutan yang berfungsi untuk melindungi kawasan sekitarnya yang lebih rendah. Tingginya  persentase  luas  tanah  yang  termasuk dalam klasifikasi curam di Kabupaten Sumbawa Barat menyebabkan persentase wilayah yang dapat digunakan sebagai lahan produktif terutama untuk pertanian menjadi  relatif  sedikit  dibandingkan  dengan  luas  wilayah Kabupaten Sumbawa Barat itu sendiri.

  • Hidrologi dan Klimatologi

Perairan laut di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat yang utama adalah selat alas dengan beberapa teluk kecil disekitarnya seperti Teluk Taliwang, Teluk Balat, Teluk Maluk, Teluk Tawar dan lain-lain. Perairan Selat Alas menghubungkan dua wilayah perairan yang mempunyai karateristik yang berbeda, yaitu Laut Flores di bagian utara dan Samudera Hindia di bagian Selatan. Dengan demikian Selat Alas mempunyai arti penting karena peranannya dalam proses Arus Lintas Indonesia (ARLINDO), sehingga merupakan wilayah perairan dengan potensi perikanan yang cukup besar.

Kabupaten Sumbawa Barat merupakan wilayah yang beriklim tropis yang dipengaruhi oleh musim penghujan dan musim kemarau. Musim penghujan berlangsung dari bulan November sampai Maret (5 bulan), sedang musim kemarau dari bulan April sampai Oktober  (7 bulan). Total hari hujan tahun 2004 sebanyak 95 hari dengan rata-rata perbulan 7,92 hari, sedang total curah hujan sebesar 2.156 mm atau rata-rata per bulan 179,66 mm. Disamping hujan sumber air di Kabupaten Sumbawa Barat berupa sungai, mata  air,  danau  dan  waduk. Sebagian besar sungai mempunyai Daerah Tangkapan Sungai (DPS) yang kecil dan mongering pada musim kemarau, untuk mengatasi kekurangan air dan ketergantungan pertanian  terhadap musim penghujan telah  dibangun  sejumlah bendungan  atas partisipasi perusahaan swasta yang beroperasi disekitar daerah tersebut.